Knowledge, Education, Bisnis

Ideacentre. Powered by Blogger.

MODUL COREL DRAW 12

Membuka Program Corel Draw :

Klik Start → Program → Corel Draw Graphic Suit12→ Corel Draw12
2. Pengenalan Lingkungan Corel Draw
Pengenalan menu-menu yang ada di corel
Jika saat menggunakan Corel Draw kehilangan Standar Tool Bar, Property Bar, Toolbox, cukup
dikeluarkan kembali dengan mengklik menu Window Æ Toolbars Æ Standar, atau Window Æ
Toolbars Æ Property Bar, atau Window Æ Toolbars Æ Toolbox. Jika kehilangan Color Pallete, klik
menu Window Æ Color Palletes ÆDefault CMYK Pallete, begitu juga jika ingin mengeluarkan
Docker tinggal dikeluarkan dimenu Window.
Pengenalan Tool Box dan cara membaca nama peralatan
Kita dapat mengetahui nama-nama Menu atau nama Tool Box dengan cara mendekatkan kursor ke
Menu atau ke Tool Box.
Jika pada Tool Box terdapat tanda segi tiga kecil , artinya ada peralatan lain didalamnya, peralatan lain
tersebut bisa dibuka dengan mengklik lebih lama pada gambar yang ada segitiganya.

Fungsi Properties
Setiap kita klik tiap Tool Box, Property Barnya akan berbeda-beda. Fungsi Properties adalah untuk
melakukan pemilihan yang lebih detil lagi.
Properties Bar Pick Tool
Disaat kita klik Pick Tool pada Tool Box akan keluar Property Bar seperti gambar di atas.
Jenis kertas yang akan digunakan dapat dipilih langsung dari option jenis kertas yang ada, dengan
mengklik dahulu kemudian melakukan pilihan.
Jika Jenis kertas yang diinginkan tidak ada pada pilihan, rubah saja angka-angka panjang dan lebarnya
kemudian tekan Enter. Klik untuk membuat kertas menjadi vertikal atau horisontal. Satuan
panjang kertas bisa dipilih sesuai keinginan, tinggal memilih ke centimeter, millimeter, inches, dll.
Area Menggambar
Pada Standar Tool Bar terdapat angka yang ada % nya , itu merupakan persentase kertas
yang kita lihat. Jika dirubah ke 100% kertas dapat dilihat keseluruhan, 50% separuh kertas, To Fit
sebesar gambar, To Page seluruh halaman kertas, To Width dilihat seluruh lebar kertas, To Height
dilihat seluruh tinggi kertas.
Kertas dapat juga dilihat lebih besar/lebih kecil dengan memutarkan roda pada mouse, atau
menggunakan Zoom Tool pada Tool Box.
Jika saat menggambar kita kehilangan kertas, jangan panik dahulu, rubah saja persentase yang ada di
atas kedalam To Fit, atau To Page, To Height, atau dengan mengklik F4 pada keyboard, untuk
memperkecil persentase bisa dengan mengklik F3.
- Menggambar kotak menggunakan Tool Box , Menggeser, Memperlebar, Mempertinggi,
memutar, membuat lebih tumpul
Klik 1 kali di kotak menggunakan Pick Tool , kotak dapat di geser, diperbesar/diperkecil, klik sekali
lagi menggunakan ujung gambar akan berubah seperti di gambar ketiga, kemudian tarik ujungnya
untuk memutar. Supaya ujung kotak tumpul perbesar angka pada
sehingga gambarnya menjadi .
Untuk menghapus sebuah gambar, klik dahulu gambarnya menggunakan Pick Tool kemudian tekan
delete di keyboard.
Memberi Warna pada kotak
Klik kiri pada Color Pallete warna yang diinginkan, isi kotak akan di beri warna.
Klik kanan pada Color Pallete untuk memberi warna pada garis kotaknya.
Pilih ketebalan garis pada Outline Width sesuai ketebalan yang diinginkan.

Memberi nama halaman, membuat halaman baru, dan menghapus halaman.

Untuk memberi nama halaman, klik pada tulisan Page1, kemudian klik Rename Page, ubah namanya
kemudian tekan enter.
Inser Page After untuk membuat halaman baru setelahnya.
Insert Page Before untuk membuat halaman baru sebelumnya.
Delete Page untuk menghapus halaman.
Mengimport Gambar
Untuk mengimport sebuah gambar, klik menu File Æ Import, kemudian pilih file gambar, klik lagi
import, tempatkan gambar sesuai keinginan.
Pada menu File terdapat sub menu Open, sub menu Open ini digunakan untuk membuka file-file yang
sebelumnya di gambar menggunakan corel dan memiliki type file CDR, tidak bisa digunakan untuk
membuka gambar yang typenya bukan CDR.
Membuat Guidline (penggaris)
Untuk mengeluarkan garis bantu dalam menggambar, simpan kursor di atas penggaris kemudian tarik ke
bawah untuk membuat garis horizontal. Untuk membuat garis bantu vertikal, caranya sama, klik
dipenggaris sebelah kiri, drag (tarik) ke sebelah kanan, jumlah penggaris bisa dikeluarkan sesuai
keinginan.

Untuk menghapus garis bantu klik garis bantunya sehingga warnanya merah, kemudian tekan delete di
keyboard.
TUGAS :
- Mengenali menu-menu yang ada di corel
- Membaca nama menu/peralatan, mengingat letak peralatan pada Tool box
- Merubah satuan ke Centimeter
- Membuat ukuran kertas lebar 30 cm, tinggi 20 cm.
- Portrait dan Landscape
- Klik zoom to page, to width, to height,, F3, F4
- Membuat Gambar kotak
- Menumpulkan kotak dengan ukuran 45
- Memiringkan kotak berlawanan jarum jam 50
o
- Membuat halaman baru sebelum kotak
- Membuat gambar lingkaran
- Memberi nama halaman lingkaran
- Membuat halaman baru setelah kotak
- Beri gambar obat nyamuk
- Berinama halaman obat nyamuk
- Memilih page lingkaran
- Menghapus lingkarannya
- Menghapus page lingkaran
- Memilih page kotak
- Memperbesar, memperkecil, memutar, memberi outline kotak ukuran 4.0 Pt, beri warna dalam kotak, dan
warna outline dengan warna yang berbeda.
- Mengimport gambar
- Memperbesar, perkecil, memutar gambar, membalik vertikal/horizontal (Mirror)
- Mengeluarkan dan menghapus guidline.

- Memahami Set default current page
- Simpan File dengan nama Nama_Shift_Corel_1, Contoh: Zaidan 2Mln-2 Corel 1
PERTEMUAN KEDUA
Buatlah gambar melengkung menggunakan Free Hand Tool
jika gambar tidak sempurna, akan didapatkan simpul ditengah. Simpul sangat penting dalam Coreldraw
fungsinya adalah untuk mengedit gambar.
Sebuah simpul diedit menggunakan Shape Tool , sehingga bentuk kurva bisa dirubah sesuai
keinginan.
Klik simpul tengah menggunakan Shape Tool , kemudian geser simpul tersebut agak keatas, garis
lengkung tersebut akan berubah bentuk.
Disaat simpulnya di klik menggunakan Shape Tool , akan keluar garis bantu yang kedua ujungnya
berbentuk kotak hitam, kotak tersebut bisa ditarik ke kiri/kanan atas/bawah sehingga menyebabkan
bentuk kurvanya berubah.
Make Node Symmetrical: kotak kanan ditarik kotak kiri ikut bergerak secara simetrik.
Make Node Smooth: kotak kanan ditarik kotak kiri tidak ikut bergerak, tapi jika kotak kanan ditarik
keatas dan kebawah kotak kiri ikut bergerak, begitu juga sebaliknya.
Make Node A Cusp: Kotak kanan ditarik ke kanan/kiri atas/bawah kotak sebelahnya tidak
terpengaruh
Convert Line to Curve: merubah garis kedalam bentuk kurva sehingga garisnya bisa diubah/edit
menggunakan Shape Tool .
Convert Curve to Line: merubah kurva kembali kebentuk garis.
Break Curve/ Join Two Nodes: memutuskan simpul/Node, menyambungkan dua simpul/Node
Add Node: Menambah Simpul baru
Delete Node: Menghapus Simpul.
Membuat bentuk dari
Buat bentuk kotak menggunakan Tool box , lihat lebih dekat menggunakan Zoom Tool , dengan
memblok gambar kotak tersebut.
Ubah gambar tersebut kedalam kurva (karena gambar yang didapat dari Tool Box masih berupa object,
bukan kurva sehingga belum bisa diedit), klik menu Arrange Æ Convert to Curve.
Klik garis paling atas menggunakan Shape Tool sehingga terdapat titik. Klik Convert Line to
Curve, sehingga keluar penarik simpul. Tarik kedua kotak hitam (penarik simpul) kebawah. Lakukan
cara yang sama pada setiap garis.

hasil akhir
Membuat bentuk yang menggunakan Bezier Tool
Buat sebuah kotak menggunakan Bezier Tool dengan bantuan Guidline (Penggaris)
Keluarkan 2 buah garis vertikal, dan dua buah garis Horizontal.
Klik satu-satu ujung sehingga membentuk kotak tertutup

garis yang dibuat menggunakan Bezier Tool tidak perlu diubah lagi ke dalam kurva, tidak perlu
klik Arrange Æ Convert to Curve.
Untuk mengedit garis tersebut tinggal klik garisnya, klik garis paling atas sampai ada titik, klik
Convert Line to Curve, kemudian penarik simpulnya ditarik. Prinsip kerjanya sama dengan
pembuatan bentuk sebelumnya. Buat gambar seperti contoh gambar ketiga.
TUGAS:
,
Simpan File dengan nama kamu
PERTEMUAN KETIGA
TUGAS
Membuat gambar bunga menggunakan Bezier Tool
1. Buat segi lima menggunakan Bezier Tool
2. Edit garis-garisnya sehingga menjadi garis melengkung.
- Klik ditengah garis pertama menggunakan Shape Tool , sampai keluar titik tebal.
- Klik Convert Line to Curve, tarik garis simpulnya sehingga gambarnya melengkung
seperti gambar diatas. Lakukan juga pada garis-garis lainnya sampai didapatkan gambar bunga
3. Beri warna pada gambar tersebut sesuai keinginan. Klik kiri Color Pallete untuk memberi warna
dalam, klik kanan untuk memberi warna garis luar.

4. Copy gambar bunga yang telah dibuat tadi, klik gambar bunga menggunakan Pick Tool , klik
kanan mousenya Æ klik copy, kemudian di paste, klik menu Edit Æ Paste, sehingga gambarnya
menjadi double (terlihat hanya satu gambar saja karena gambar pertama tertimpa gambar kedua).
Perkecil gambar bunga tersebut dengan menarik ujung-ujung gambar menggunakan Pick Tool
, supaya proporsi (panjang x lebar) tidak berubah, ditarik sambil menekan tombol Shift di
keyboard. Beri warna yang berbeda. Lakukan berulang kali sampai didapatkan seperti gambar
ke-empat di bawah.

5. Beri tangkai pada gambar bunga menggunakan Bezier Tool , cara sama dengan sebelumnya.
Buat garis lurus dahulu kemudian garis tersebut dibengkokan dan diberi warna.
6. Buat daun menggunakan Bezier Tool ,
Klik berurutan di titik 1-2-3, lengkungkan salah satu garis kebawah, garis yang lain tarik keatas,
diatur gambarnya sehingga menyerupai gambar daun, beri warna, beri garis tengah dan serat
serat daun, menggunakan Bezier Tool .

7. Cukup gambar satu bauh daun, untuk memperbanyak copy-paste daun tersebut.
8. Posisikan daun pada tangkai, atur sebaik mungkin kalau perlu sedikit agak diputar gambarnya.
9. Gambar yang sudah di copy gambarnya bisa balikan dengan mengklik Mirorr Button
10. Simpan gambar yang telah di buat, klik menu File ÆSave, File Name diberi nama

PERTEMUAN KE -4
Memodifikasi lebih dari satu gambar
Gambarlah bentuk lingkaran, kemudian bentuk kotak menggunakan bentuk-bentuk yang terdapat di
Tool Box, gambar kotak diberi warna, supaya proporsi gambar tidak berubah gambarlah sambil
menekan Control.
Dekatkan kedua buah gambar, kemudian pilih keduanya, dengan memblok kedua gambar tersebut, atau
dengan cara klik salah satu gambar misal lingkaran, sambil menekan Shift di keyboard tekan gambar
kotak, supaya kedua gambar terpilih.
Jika lebih dari satu gambar yang diseleksi (dipilih) pada Property Bar akan keluar keluar tomboltombol yang berfungsi untuk memodifikasi gambar, cobalah tombol tersebut satu
persatu.
Karena yang digambar lingkaran terlebih dahulu maka gambar lingkaran ada di belakang (Back),
gambar kotak ada didepan (Front).
Jika ingin posisi lingkaran ada di depan, pilih lingkaran menggunakan Pick Tool kemudian klik
kanan Order Æ To Front
Buatlah gambar-gambar sebelah kanan setelah tanda panah, seperti contoh dibawah, dan fahamilah
fungsi tiap tombol.
Æ
Back Minus Front : Gambar belakang dihapus oleh depan
Front Minus Back : Gambar depan dihapus oleh belakang
Simplify : Gambar depan menutupi gambar belakang

Intersect : Mendapatkan gambar perpotongannya
Trim : Gambar yang diklik terlebih dahulu memotong gambar yang diklik kemudian
Weld : Menggabungkan kedua gambar, perpotongannya hilang
Combine : Mengkombinasikan dua gambar
Membuat gambar mangkuk

PERTEMUAN LIMA
Mengedit Bentuk Huruf
Buat sebuah huruf menggunakan Text Tool pada Tool Box, ubah ukurannya menjadi 150, ubah
tulisan tersebut ke kurva supaya dapat diedit, Arrange Æ Convert to Curve. Setelah diubah ke
kurva akan keluar simpul-simpul dihuruf tersebut, tarik simpul-simpul menggunakan Shape Tool .
sehingga didapatkan bentuk yang lain seperti gambar dibawah.
Menggambar ulang logo BRI
Gambar hasil scan biasanya kurang bagus, gambarnya terlihat agak pecah-pecah dan terkadang kita
perlu menggambar ulang hasil scan tersebut. Sekarang kita akan menggambar ulang logo BRI hasil scan,
Import Logo BRI dari komputer 26.
Klik menu File Æ Import, klik tombol pada Look in kemudian My Network Places Æ Entire
Network Æ PC26 Æ Simpan Data Æ Praktikum Æ LOGO_BRI.EPS kemudian klik Import dan
simpan di area kerja.
Perbesar logo BRI dengan memblok gambar tersebut menggunakan Zoom Tool .
Supaya gambar tersebut tidak bergeser saat digambar ulang, gambar tersebut harus di kunci (Lock), pilih
dahulu gambarnya menggunakan Pick Tool kemudian klik menu Arrange Æ Lock Object ,
setelah di lock gambar tersebut tidak bisa digeser ataupun dihapus.
Sebelum mulai menjiplak logo tersebut pikirkan dan analisis dahulu gambar yang akan digambar ulang,
dengan tool apa dan bagaimana kita menggambarnya, apakah perlu menggunakan Rectangle Tool, Free
Hand Tool, Bezier Tool, pikirkan sejenak sehingga dapat menggambar dengan lebih mudah.
Untuk gambar ini kita bisa menggunakan Rectangle Tool untuk segi empatnya, dan Bezier Tool
untuk menggambar lengkung dan lurus.
Gambar segi empat diatas gambar BRI sehingga menutupi gambar segi empatnya, buat tumpul segi
empat dengan ukutan sekitar 24, , sehingga gambar segi empat tumpulnya sama.
Pergunakan Bezier Tool untuk mengikuti garis yang didalam, dengan menggambarkan garis lurus
dahulu yang kemudian dibuat lengkung, sama dengan cara sebelumnya untuk membuat lengkung

garis pergunakan Shape Tool , klik ditengah garis kemudian klik Convert Line to Curve, tarik
garis simpulnya dan atur sehingga gambarnya melengkung seperti gambar diatas. Lakukan hal yang
sama pada yang lain sehingga didapatkan logo BRI.
Setelah selesai menduplikasi, blok gambar yang telah kita buat kemudian digeser menjauhi gambar
aslinya.gambar aslinya dihapus, karena sebelumnya dilock jadi tidak bisa langsung dihapus, Locknya
harus dilepas dulu, pilih menu ArrangeÆ Unlock All Object, kemudian hapus gambar aslinya. Gambar
yang kita punya diberi warna biru dan dalamnya diberi warna putih sehingga menyerupai gambar
aslinya.
Gambar yang dibuat sebetulnya adalah gabungan dari beberapa bentuk, supaya gambarnya tidak tercecer
harus kita gabungkan semuanya. Blok seluruh gambar kemudian klik menu ArrangeÆ Group .
Memperbanyak gambar menggunakan Docker Tranformation
Perbanyak Logo BRI, untuk memperbanyak bisa menggunakan cara CopyÆPaste atau menggunakan
Docker Transformation, jika dockernya belum keluar klik menu Window Æ Docker Æ
Transformation Æ Position. Pastikan tombol terpilih (lainya silakan dicoba), tentukan arah
pengcopyan kemudain klik Apply to Duplicate.

Menggambar ulang logo TOYOTA
Menggambar ulang logo Toyota prinsipnya sama dengan menggambar logo BRI, analisis terlebih dahulu
apa yang akan dilakukan, tampak untuk logo toyota kita bisa memulai dengan gambar ellips
menggunakan Ellipse Tool , kemudian untuk gambar dalamnya bisa digunakan Bezier Tool .
Dengan cara kerja yang sama akan didapatkan gambar yang mirip dengan aslinya.
Klik menu File Æ Import, klik tombol pada Look in kemudian My Network Places Æ Entire
Network Æ PC26 Æ Simpan Data Æ Praktikum Æ LOGO_TOYOTA.EPS

TUGAS:
1. Menggambar ulang logo Multimedia
File disimpan di My Network Places Æ Entire Network Æ PC26 Æ Simpan Data Æ Praktikum Æ
LOGO_MULTIMEDIA.JPG
2. Menggambar logo Master Card

PERTEMUAN ENAM
Membuat Stempel
1. Buatlah lingkaran menggunakan Ellips Tool , supaya proporsi gambar tidak berubah
membuatnya sambil menekan tombol Ctrl pada keyboard, ukuran panjang-lebarnya dibuat 3 cm
dengan mengisikan angka pada kemudian tekan Enter. Buat lagi sebuah lingkaran
yang lebih kecil, ukuran panjangnya 2 cm dan lebarnya 2cm, dengan cara yang sama tinggal
merubah angka . Gabungkan kedua lingkaran, yang kecil terletak di dalam lingkaran
yang besar. Peletakan lingkaran yang kecil didalam lingkaran yang besar biasanya kurang pas,
untuk membuatnya pas pilih kedua lingkaran tersebut (blok keduanya) klik menu Arrange Æ
Align and Distribute Æ Align Centers Horizontally untuk meratakan secara horizontal,
kemudian klik lagi menu Arrange Æ Align and Distribute Æ Align Centers Vertically untuk
meratakan secara vertikal, sehingga kita mendapatkan gambar yang pas (lihat Gambar1).
Gabungkan gambar lingkaran pertama dan lingkaran yang kedua dengan cara memblok
keduanya, kemudian klik Combine .
2. Buat sebuah kotak menggunakan Rectangle Tool , dan posisinya simpan ditengah gambar
lingkaran (lihat gambar 2). Supaya peletakan kotak tersebut presisi blok gambar lingkaran dan
gambar kotaknya klik menu Arrange Æ Align and Distribute Æ Align Centers Horizontally
untuk meratakan secara horizontal, kemudian klik lagi menu Arrange Æ Align and
DistributeÆ Align Centers Vertically untuk meratakan secara vertikal.
3. Ujung gambar kotak kiri atas dan kanan bawahnya dibuat tumpul, dengan merubah angka pada
menjadi 45, jika salah satu kotak tersebut diisi dan kotak yang lain
angkanya ikut berubah , klik saja gemboknya, dan isikan
kemudian tekan Enter, lihat Gambar 3.
13
4. Blok semua gambar dan hilangkan perpotongan-perpotongannya dengan mengklik Weld ,
Lihat Gambar 4. Supaya garisnya lebih tebal klik gambarnya menggunakan Pick Tool
kemudian ubah angka Outline Width menjadi 1.0 pt.
5. Membuat garis yang lebih menarik menggunakan Artistic Media. Jika docker Artistic Media
belum ada keluarkan dengan mengklik menu Window Æ Dockers Æ Artistic Media, klik tanda
segitiga kecil pada docker Artistic Media, kemudia pilih Brushes saja. Klik gambar logo
menggunakan Pick Tool , kemudian pilih salah satu bentuk pada docker Artistic media,
dalam hal ini klik gambar dan rubah angka yang diatas menjadi 0,14 cm
, Lihat Gambar 5.
6. Membuat hurup melengkung, untuk membuat huruf melengkung harus dibuat dahulu jalurnya.
Buatlah dua jalur lengkungan menggunakan Bezier Tool , dan aturlah lengkungannya supaya
tulisan persis melingkari separuh atas dan separuh bawah lingkaran.

7. Buatlah tulisan BERAKHLAK BAIK, BERWAWASAN IPTEK, dan SANTRI
PROGRESSIF menggunakan Text Tool . Jenis huruf Georgia, kapital, bold, ukuran
huruf_8.
8. Untuk memasukan tulisan kejalur yang telah dibuat, klik dahulu tulisannya, klik tulisan
BERAKHLAK BAIK menggunakan Pick Tool , kemudian klik menu Text Æ Fit Text to
Path kemudian akan keluar kursor panah arahkan tanda panah tersebut ke lengkungan
(jalur) yang telah dibuat kemudian klik. Setelah tulisannya menempel, untuk pengaturan bisa
menarik titik merahnya atau dengan mengatur kembali kelengkungan jalur menggunakan Shape
Tool . Untuk merapikan ke tengah pilih gambar pada Property Bar diatas.
9. Lakukan hal yang sama pada lengkungan (jalur) yang bawah. Lihat Gambar 8, tulisan akan
terletak diatas garis. Supaya tulisan ada dibawah garis pilih pada Property Bar, dan
untuk merapikan ke tengah pilih gambar .
10. Hilangkan jalurnya supaya tidak kelihatan, caranya klik tulisannya kemudian pada Color Pallete
klik kanan (kotak warna paling atas). Simpan tulisan SANTRI PROGRESSIF ditengah
kotak logo, dan tulisan “Progressif” warnanya diganti dengan yang lebih terang,

11. Buat huruf S kapital menggunakan Text Tool ukurannya diubah menjadi kurang lebih 57,
menggunakan jenis huruf sesuai keinginan, simpan ditengah logo, beri warna yang lebih terang,
lihat Gambar 10, dan atur kembali besar kecilnya huruf supaya pas ditengah logo, agar huruf S
tidak menghalangi tulisan SANTRI PROGRESSIF, simpan huruf S ke belakang, klik kanan
huruf S kemudian Order Æ To Back.
12. Gabungkan seluruh gambar pada logo, blok logo keseluruhan, kemudian klik menu Arrange Æ
Group
13. Setelah selesai, putar gambar dengan sudut 36
0
berlawanan jarum jam .

TUGAS:
Membuat Stempel Bebas
Membuat Gambar bebas.
Simpan File dengan nama kamuCorel 6
PERTEMUAN TUJUH
EVALUASI
Simpan File dengan nama kamu

RANGKUMAN MATERI CORELDRAW BAB VII

*** BEKERJA DENGAN WARNA ***

*PENTINGNYA PENGGUNAAN WARNA YANG EFEKTIF*
Untuk menggunakan warna secara efektif, perhatikan tip berikut ini:
1. tentukan target sasaran anda
2. gunakan warna seperlunya
3. penggunaan scheme warna
4. buatlah desain yang sederhana

* MEMILIH WARNA MENGGUNAKAN COLOR PALETTE DOCKER *
Menambahkan warna pada pada color palette dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
1. klik ikon menu PALETTE pda Palette Window sehingga muncul menu Pallette
2. klik menu EDIT > PAKET EDITOR pada menu bar sehinngga tampil kotak dialog PALETTE EDITOR
3. klik tombol ADD COLOR sehingga muncul kotak dialog SELECT COLOR
4. pilih satu warna yang ingin digunakan

Jika ingin mengubah warna, misal dari merah kehijau:
1. klik contoh warna pada color bar disamping kanannya
2. klik warna hijau sehingga muncul Color Scheme warna hijau, dari gelap hingga terang
3. klik warna yang sesuai dengan keinginan anda, dan klik tombol ADD TO PALETTE sehingga warna pilihan tersebut akan tampil pada Color Palette

Menghapus warna pada color palette:
Jika warna tambahan yang anda buat sudah tidak diperlukan lagi, anda dapat menghapusnya dengan memilih warna tersebut pada Palette Editor lalu klik tombol DELETE COLOR. Jika muncul kotak dialog peringatan, klik tombol YES

Menggunakan Fixed Palette:
CorelDraw menggunakan setting warna CMYK dan RGB sebagai warna defaultnya. Namun anda dapat juga menggunakan Fixed Palette yang merupakan paten dari perusahaan-perusahaan terkenal seperti Pantone, Trumacht. Focoltone. Palet ini memiliki koleksi warna yang paling luas.

* MEMILIH WARNA DENGAN COLOR MIXER *
Untuk menggunakan Color Mixer:
1. pilihlah sebuah objek yang ingin diwarnai
2. tekan tombol SHIFT+F11 pada keyboard untuk membuka kotak dialog UNIFORM FILL
3. pada kotak dialog SELECT COLOR, klik tab MIXER

Mencampur warna dengan Color Harmonies:
Untuk mendapatkan warna campuran, klik tombol MODEL SELECTOR untuk menentukan model warna yang dikehendaki, kemudian pilih tipe HUE dari warna melalui menu drop down HUES

Uraian dari warna tersebut
- COOLER: menampilkan variasi warna kearah warna yang sejuk
- WARMER: menampilkan variasi kearah warna yang hangat
- DARKER: menampilkan variasi kearah warna yang lebih gelap
- LIGHTER: menampilkan variasi kearah warna yang lebib muda
- LESS SATURATION: menampilkan variasi kearah warna yang semakin memucat

* MENGATUR SETTING PALETTE PROPERTIES *

Membuka Color Palette lakukan langkah berikut ini:
1. klik menu WINDOWS > COLOR PALETTEs > OPEN PALETTE
2. pilih drive dan folder color palettes tempat menyimpan file color palette, kemudian klik dua kali pada warna tersebut

Menutup Color Palette lakukan langkah berikut ini:
1. klik kanan dibagian atas pada batas color palette
2. klik menu PALETTE > CLOSE

Membuat Color Palette:
Menggunakan Palet Editor lakukan langkah berikut ini
1. klik menu WINDOW > COLOR PALETTE > PALET EDITOR
keterangan:
- add color
- edit color
- delete color
- sort color
2. klik tombol NEW PALETTE kemudian ketikkan nama filenya dan klik SAVE

Membuat Color Palette Melalui Objek lakukan langkah berikut ini:
1. seleksi objek yang telah diberi warna
2. klik menu WINDOWS > COLOR PALETTE > CREATE PALETTE FROM SELECTION
3. pada kotak dialog SAVE PALETTE AS, ketikkan nama filenya
4. klik tombol SAVE

Membuat Color Palette melalui Dokumen lakukan langkah berikut:
1. klik menu WINDOWS > COLOR PALETTES >CREATE PALETTE FROM DOCUMENT
2. pada kotak dialog ketik nama filenya
3. klik tombol SAVE untuk menyimpannya

* MEWARNAI OBJEK *

Menggunakan fasilitas UNIFORM FILL lakukan langkah berikut ini:
• pilih objek yang akan diwarnai
• bukalah flyout INTERACTIVE FILL dan klik INTERACTIVE FILL TOOL
• pada property bar, pilih UNIFORM FILL pada bagian FILL TYPE dan tentukan setting yang diinginkan
• atur setting yang anda inginkan, dan tekan tombol ENTER bila telah selesai

Menggunakan COLOR SPOT lakukan langkah berikut ini:
• seleksi objek yang akan diwarnai
• buka flyout FILL TOOL dan klik ikon FILL COLOR DIALOG
• pada kotak dialog UNIFORM FILL, klik tab PALETTE dan pilih jenis dari kotak daftar PALETTE
• pilih warna yang diinginkan, kemudian klik tombol OK

Menggunakan Color Viewer lakukan langkah berikut:
• seleksi objek yang akan digunakan
• buka flyout FILL TOOL dan klik pada ikon FILL COLOR DIALOG
• pada kotak dialog UNIFORM FILL klik tab MODELLS, pilih jenis model warna dari kotak daftar model
• klik tombol option dan pilih COLOR VIWERS
• pilih warna yang akan digunakan

Menggunakan COLOR HARMONIES lakukan langkah berikut:
• seleksi objek yang akan digunakan
• buka flyout FILL TOOL dan klik ikon FILL COLOR DIALOG
• pada kotak dialog UNIFORM FILL klik tab MIXER
klik tombol OPTION > MIXER > COLOR HARMONIES
• pilih bentuk warna yang diinginkan dari kotak daftar HUES dan pilih juga variasinya dari kotak daftar VARIATION
• pilih satu warna yang diinginkan dan tombol OK

Menggunakan COLOR BLENDS lakukan langkah berikut ini:
• pilih objek yang ingin digunakan
• tekan tombol SCHIF+F11 pada keyboard
• pada kotak dialog UNIFORM FILL klik tab MIXER
• klik tombol OPTION > MIXER > COLOR BLEND
• pilih warna objek yang diseleksi kemudian klik tombol OK

Menggunakan fasilitas FOUNTAIN FILL
CorelDraw mempunyai empat macam Fountain Fill yaitu:
• Linear Fountain Fill
• Conical Fountain Fill
• Radial Fountain Fill
• Square Fountai Fill

Menggunakan Fountain Fill Presets lakukan langkah berikut ini:
• pilih objek yang akan diwarnai
• bukalah flyout FILL, lalu klik FOUNTAIN FILL
• tentukan setting yang diinginkan, kemudian klik tombol OK
Membuat campuran warna pada Fountain Fill, lakukan langkah-langkah berikut ini:
1. pilih objek yang akan diwarnai
2. tampilkan kotak dialog FOUNTAIN FILL dengan menekan tombol F11
3. aktifkan pilihan CUSTOM dengan meng klik lingkaran disampingnya sehingga kotak warna dibawahnya berubah bentuk
4. klik diatas bidang warna, diantara titik warna kiri dan warna kanan sehingga muncul garis titik-titik. Pada sepanjang garis inilah anda dapat klik posisi dimana anda akan menyisipkan warna tambahan
5. sekarang pilih warna yang anda kehendaki dari Color Palette disebelah kanan. Jika warna yang anda kehendaki tidak tampak, geserlah slider kebawah. Jika masih belum ada, klik tombol OTHER untuk menampilkan COLORS MODEL

Membuat atribut Fountain Fill
Fountai Fill mempunyai beberapa atribut yang dapat anda atur agar menghasilkan warna yang diinginkan:
- Angle
- Step
- Edge Pad
- Horizontal
- Vertical

Menggunakan Fountain Color Presets lakukan langkah-langkah berikut ini:
1. pilih objek yang akan diwarnai
2. bukalah kotak dialog FOUNTAIN FILL dengan menekan tombol F11

3. pilihlah FILL dari kotak daftar PRESETS
4. Jika perlu melakukan perubahan lakukan editing seperlunya

Menggunakan Fasilitas PATTERN FILL
CorelDraw memiliki fasilitas Pattern Fill yang dapat anda gunakan dengan beberapa pilihan berikut ini:
- Two Color
- Full Color
- Bitmap Pattern Fill

Untuk menggunakan Pattern Fill, lakukan langkah-langkah berikut ini:
1. pilih objek yang akan diisi warna
2. tampilkan kotak dialog PATTERN FILL
3. pilih jenis Pattern Fill yang dikehendaki, TWO COLOR, FULL COLOR, atau BITMAP
4. pilih motif yang dikehendaki dengan klik tombol pemilih disebelah kanan contoh motif sehingga akan terbuka jendela yang lebih lebar yang berisi contoh-contoh motif
5. untuk melihat bagian lain dari jendela ini geserlah balok geser disebelah kanan jendela

Untuk membuat Pattern Fill Two-Color lakukan langkah berikut ini:
1. pada Property Bar, klik tools CREATE PATTERN sehingga muncul kotak dialog CREATE PATTERN
2. pada bagian TYPE tandai pilihan TWO-COLOR
3. pada area RESOLUTION pilih salah satu opsi
- LOW untuk membuat motif dua warna dengan resolusi rendah
- MEDIUM untuk membuat motif dua warna dengan resolusi sedang
- HIGH untuk membuat motif dua warna dengan resolusi tinggi
4. pilihlah gambar yang akan dijadikan motif dalam fill ini, bila telah selesai klik OK

Untuk membuat motif Pattern Fill dengan jalan mengimpor image, lakukan langkah berikut ini:
1. pilihlah objek yang akan diwarnai
2. bukalah FILL FLYOUT, kemudian klik tombol PATTERN FILL
3. pilihlah salah satu diantara opsi berikut
- Two Color
- Full Color
- Bitmap
4. klik tombol LOAD
5. pada kotak dialog IMPORT, pilihlah folder yang memuat nama gambar yang ingin anda pergunakan sebagai motif
6. klik ganda nama file tersebut
7. tandai pilihan PREVIEW untuk menampilkan isi file sebelum anda memilihnya

Menggunakan fasilitas TEXTURE FILL
Untuk melakukan Texture Fill lakukan langkah-langkah berikut ini:
1. pilih objek yang akan diwarnai
2. bukalah FILL FLYOUT lalu klik TEXTURE FILL untuk membuka kotak dialognya
3. pilihlah TEXTURE LIBRARY dari kotakdaftar TEXTURE LIBRARY
4. pilih texturenya dari daftar TEXTURE. Tampilan dari texture yang anda pilih akan tampak pada dibawahnya

Untuk menggunakan Texture Fill melalui Property bar adalah sebagai berikut:
1. pilih objek yang akan diwarnai
2. klik flyout INTERACTIVE FILL, lalu klik TEXTURE FILL pada Property Bar
3. pilih tekstur yang diinginkan pada bagian TEXTURE

Untuk memodifikasi Texture Fill lakukan langkah berikut ini:
- untuk membuat Custom texture Fill: lakukan penataan setting yang diinginkan pada area STYLE NAME
- untuk penggantian ukuran Texture Tiles: klik pombol TILING, ketikan ukurannya pada kotak WIDTH dan HEIGHT
- untuk menentukan titik awal tekstur: klik tombol TILING, dan ketikkan posisinya pada kotak X dan Y
- untuk menentukan posisi Offset Tile: klik tombol TILING, pilih ROW atau COLUMM. Ketikkan nilai pada kotak ROTATE
- untuk mencondongkan texture fill: klik tombol TILING , dan ketikkan nilai pada kotak SKEW
- untuk membuat efek cermin Texture Fill: klik tombol TILING, aktifkan pilihan pada kotak MIRROR FILL

Menggunakan Fasilitas POSTSCRIPT TEXTURE FILL
Untuk menggunakan warna tekstur PostScript, lakukan langkah-langkah berikut ini:
1. seleksi objek yang akan diwarnai
2. buka INTERACTIVE FILL FLYOUT lalu klik INTERACTIVE FILL TOOL
3. PADA Property Bar, pilih POSTSCRIPT dari kotak daftar FILL TYPE
4. pilih gambar PostScript yang diinginkan pada kotak POSTSCRIPT FILL TEXTURE

Untuk mengubah nilai Parameter lakukan langkah-langkah berikut ini:
1. pada FILL FLYOUT, pilih POSTSCRIPT FILL sehingga muncul kotak dialog POSTSCRIPT TEXTURE
2. pada Property bar, klik ikon EDIT FILL

Menggunakan fasilitas MESH FILL
Untuk membuat Mesh Fill pada objek, lakukan langkah-langkah berikut ini:
1. seleksi objek yang akan diwarnai
2. buka INTERACTIVE FILL FLYOUT dan klik pada INTERACTIVE MESH FILL TOOL
3. pada Property Bar, ketikkan angka untuk menentukan jumlah kolom pada kotak isian GRID SIZE, bila telah selesai tekan tombol ENTER
4. untuk menambah Intersection, klik ikon ADD INTERSECTION
5. untuk menambahkan node diobjek mesh fill, tekan dan tahan tombol SHIFT kemudian klik dua kali pada bagian yang ingin ditambahkan node tersebut
6. untuk menghilangkan node atau intersection, klik node yang ingin dihilangkan kemudian klik tombol DELETE NODE pada Property Bar
7. untuk memindahkan node, drag node ketempat baru
8. untuk jumlah barisnya, ketikkan angkanya pada kotak isian dibagian bawah GRID SIZE dan tekan tombol ENTER
9. sekarang akan terlihat node pada grid objek, anda bisa mengaturnya sampai mendapatkan bentuk yang diinginkan

RANGKUMAN MATERI CORELDRAW BAB VIII

*** BEKERJA DENGAN LAYER ***

* MEMBUAT LAYER *

Dalam suatu pekerjaan dengan CorelDraw sering kali dijumpai beberapa objek yang saling bertumpukan. Anda dapat dapat mengelola objek-objek tersebut menggunakan layer.
CorelDraw juga mempunyai sebuah Objek Manajer yang dapat digunakan untuk mengelola layer-layer dalam dokumen anda.
Untuk menampilkan Objek Manager, lakukan langkah-langkah berikut ini:
1. klik menu WINDOW > DOCKER
2. pilih OBJECT MANAGER atau TOOL
3. kemudian pilih OBJECT MANAGER DOCKER

* MENGATUR SUSUNAN LAYER *
Jika anda memiliki beberapa layer, anda dapat mengatur susunannya melalui Object Manager dan menentukan apakah setiap objek yang dipilih, walaupun berada dilayer yang berbeda akan langsung dapat diedit atau tidak.

Mengganti nama layer dan objek melalui Object Manager.
Untuk mengubah nama layer atau objek, pilih salah satu cara berikut ini:
- klik ganda nama layer atau objek tersebut
- klik kanan pada nama layer atau objek tersebut, dan pilih menu RENAME
Mengatur Layer Properties
Kotak dialog LAYER PROPERTIES berisi beberapa pilihan yang dapat digunakan untuk mengatur suatu layer. Untuk menampilkan kotak dialog Layer Properties:
1. klik kanan nama layer pada Object Manager
2. pada menu pop-up yang muncul, klik menu PROPERTIES
- LAYER NAME
- VISIBLE
- PRINTABLE
- EDITABLE
- MASTER LAYER
- LAYER COLOR
- OVERRIDE FULL COLOR VIEW
- APPLY ALL PROPERTY CHANGE TO THE CURRENT PAGE ONLY

Menghapus Layer lakukan langkah-langkah berikut ini:
1. klik menu TOOLS > OBJECT MANAGER
2. klik nama layer yang ingin digunakan
3. klik tombol FLYOUT dan klik ikon DELETE LAYER

Menampilkan dan menyembunyikan layer, caranya adalah sebagai berikut:
1. klik menu TOOL > OBJECT MANAGER
2. klik ikon VISIBLE / EYE disamping nama layer. Layer yang tersembunyi ditandai dengan ikon EYE berwarna abu-abu

Mengubah susunan layer
Secara default, setiap layer baru mempunyai properti Editing, Printing, dan Display yang ENABLED dan Layer Master Property dalam keadaan DISABLED. Namun anda dapat mengubah properti tersebut.
Untuk mengatur susunan layer, klik menu TOOLS > OBJECT MANAGER, dan drag layer yang diinginkan ketempat yang baru.

* MEMINDAHKAN DAN MENYALIN *

Untuk memindah atau menyalin suatu objek kelayer yang berbeda, lakukan langkah-langkah berikut ini:
1. klik menu TOOLS > OBJECT MANAGER
2. klik sebuah objek pada OBJECT MANAGER
3. klik dan drag nama objek yang akan dipindah dalam suatu layer

Memindahkan dan menyalin objek antar layer lakukan langkah-langkah berikut ini:
1. klik menu TOOLS > OBJECT MANAGER
2. klik serbuah objek dalam Object manager
3. klik tombol FLYOUT, dan pilih salah satu menu berikut ini:
– Move to layer
– Copy to layer
4. klik layer yang ingin digunakan

* MENGGUNAKAN MASTER PAGE LAYER *
Untuk membuat Master Page, lakukan langkah-langkah berikut ini:
1. tampilkan Object Manager Docker melalui menu WINDOWS > DOCKER > OBJECT MANAGER
2. buatlah sebuah layer baru pada halaman gambar anda dengan klik tombol
01. klik kanan nama layer tersebut dan pilih menu PROPERTIES
02. pada kotak DIALOG LAYER PROPERTIES, tandai pilihan MASTER LAYER
03. bila telah selesai, klik tombol OK untuk menutup kotak dialog. Hasilnya layer 2 telah berubah menjadi sebuah Master Page Layer
04. masukkan objek gambar maupun teks kedalam layer tersebut

* MENCETAK LAYER *
Anda dapat mengatur sebuah layer agar dapat dicetak atau tidak. Jika anda men-disable suatu layer, hal ini akan menyebabkan layer tersebut tidak akan dicetak.
Untuk mencetak layer yang sedang terpilih, lakukan langkah-langkah berikut ini:
1. klik menu TOOLS > OBJECT MANAGER
2. klik ikon printer yang sesuai dengan layer. Jika ikon yang muncul berwarna abu-abu, maka layer tersebut tidak akan tercetak
3. klik menu FILE > PRINT untuk mulai mencetak

DASAR-DASAR CORELDRAW

Mengenal Sekaligus Memulai CorelDRAW 11, Area Kerja CorelDRAW 11, Menentukan satuan dan ukuran, Halaman Kerja, Membuat Garis dan Kurva

Memulai Corel Draw
Saat ini program Corel Draw banyak digunakan diindustri sesain grafis selain Adobe Illustarator maupun Macromedia Freehand. Corel Draw ini banyak digunakan untuk mendesain berbagai macam media publikasi mulai dari majalah, tabloid hingga situs diinternet dimulai dengan Corel Draw.

Untuk memulai program Corel Draw, ikuti langkah-langkah sebagai berikut:

1. Klik Start
2. Pilih Program>Corel Graphic Suite 11>Corel Draw 11, maka akan muncul kotak dialog Welcome To Corel Draw.
Gambar 1.1 Kotak dialog Welcome to Corel Draw
3. Klik Icon New Graphic untuk memulai menggambar baru Work area CorelDRAW

Sebelum kita mulai menggambar, ada baiknya kalau kita mengenal terlebih dahulu area kerja yang ada CoreDRAW 11.

1. Title bar. Menampilkan nama program, lokasi dan nama file yang sedang aktif.
2. Menu bar. Berisi 11 kelompok menu untuk mengakses perintah, sub menu dan kotak diaolg.
3. Standard menu. Berisi perintah-perintah standar window seperti new, open, copy, paste, print dll. Juga beberapa perintah CorelDRAW seperti import, exsport, zoom level dll.
4. Property bar. Berisi icon untuk mengatur parameter suatu perintah atau obyek yang sedanga aktif.
5. Ruler. Digunakan sebagai alat ukur saat membuat obyek pada halaman kerja.
6. Toolbox. Berisi kumpulan tool untuk mengedit dan menggambar obyek.
7. Drawing window. Area untuk menggambar, apabila kita menggambar diluar area maka ketika kita print obyek tidak akan tercetak.
8. Scroolbar. Digunakan untuk melihat area sekitar area kerja kita. Kita bisa melihat area sebelah kanan, atas, kiri, bawah dengan cara menekan dan menahan scrollbar ini.
9. Page flipper. Dipakai untuk menambah halaman, untuk berpindah dari satu halaman ke halaman lain.

1 Title bar 2 Menu bar 3 Standar bar 4 Property bar 5 Ruler
7 Drawing window
9 Page flipper
8 Scrollbar
10 Status bar

6 Toolbox

10. Status bar. Menampilkan posisi mouse, daftar shortcut, serta informasi seperti warna,ukuran, posisi. Setting Ukuran dan menyiapkan halaman kerja

Ukuran yang tersedia di CorelDRAW antara lain millimeter, picas, point, pixel,dan centimeter yang bisa dirubah melalui property bar. Nah berikut ini kita akan mencoba merubah satuan menjadi millimeter dan menyiapkan ukuran kertas A4.

1. Pada property bar, klik drop-down unit, ubah dari inches menjadi millimeter.
2. Untuk menyiapkan ukuran kertas, pada proprty bar klik dropdown paper size dari letter menjadi A4 Kita juga bisa membuat ukuran kertas sesuai dengan keinginan kita dg cara merubah page size dengan setting custom, kemudian tentukan ukurannya.
3. Klik lanscape untuk merubah kertas supaya mendatar, klik portrait untuk setting kertas berdiri.

Membuat Garis dan kurva

Untuk membuat garus dan kurva kita pergunakan Freehand tool, bezier tool, Pen tool, dan 3 Point Curve tool.

a. Freehand Tool

Untuk membuat garis sesuai dengan keinginan kita klik dan drag kemudian buat pola sesuai dg keinginan anda. Untuk membuat pola garis lurus, klik kemudian tarik ke area yang lain, klik lagi.

1. klik freehand tool , kemudian klik dan drag membuat pola lengkung seperti dibawah ini
2. Lanjutkan anda menggambar pemandangan gunung seperti diatas.

b. Bezier Tool

Tool ini dipakai untuk membuat garis lengkung atau kurva dengan bantuan titik-titik
(node) dan control point.
1. Klik Bezier Tool , klik 1, kemudian tarik, klik 2 untuk membuat garis lurus.
2. Klik 3 sambil melakukan drag control point kearah kiri
3. Klik 4, klik 5
4. Lanjutkan untuk menghasilkan obyek pisau seperti diatas.

c. Pen Tool

Cara kerja pen tool sebenarnya hampir sama dengan bezier tool yaitu sama-sama melalui pengaturan node dan control point untuk membentuk garis atau kurva. Bedanya penggunaan pen tool jauh lebih mudah dan praktis karena terus berhubungan ketika melakukan proses klik dan drag untuk menempatkan titik kurva berikutnya pergerakan garis selalu tampil dan mengikuti arah pointer mouse.

a. Pada toolbox, klik dan tahan freehand tool , kemudian pilih pen tool .
b. Mulailah menggambar seperti dibawah ini
c. Lanjutkan sampai membentuk obyek seperti dibawah ini, Apabila bentuk yang kita buat belum menyerupai obyek diatas, gunakan shape tool , untuk mengatur nude.
d. 3 point curve tool

3 point curve tool merupakan fasilitas baru yang ada di CorelDRAW 11 yang digunakan untuk membuat obyek kurva dengan metode tiga titik dan Anda hanya perlu dua kali klik mouse. Cara kerja tool inipun tidak seperti Pen Tool yang dapat membuat obyek kurva bersambung, 3 Point Curve Tool hanya dapat membuat satu obyek kurve berikutnya bila

Anda ingin membuat sambungan kurva Anda harus mulai dari ujung control kurva sebelumnya.

1. Klik dan tahan freehand tool untuk menampilkan flyout 3 point curve tool , kemudian klik 3 point curve tool tersebut.
2. Klik 1, drag ke posisi kanan, lepas kemudian drag kearah atas.
3. Klik 2, drag ke posisi bawah, lepas kemudian drag kearah atas.
4. Lanjutkan sampai menghasilkan seperti obyek diatas

Pada standard toolbox, klik Icon Save untuk menyimpan dokument gambar. Tentukan dimana kita akan menyimpan gambar tersebut. Klik Icon Open untuk membuka gambar yang pernah kita simpan. Klik Print untuk mencetak dokument.

Modifikasi Obyek Dasar, Shape tool, Modifikasi Obyek dasar, Smudge dan Roughen brush Shape Tool

Shape tool digunakan untuk emodifikasi path atau bentuk dengan cara mengatur titik nodes dan control point pada obyek. Dengan shape tool Anda cukup menempatkan titik nodes pada segment garis atau kurva yang akan dimodifikasi kemudian drag control point untuk membentuk segment garis sesuai keinginan Anda.

1. Klik pen tool, kemudian buatlah bentuk seperti dibawah ini.
2. Dengan menggunakan shape tool , klik segment garis seperti dibawah ini
3. Pada property bar klik icon convert line to curve , sehingga akan muncul control point seperti dibawah ini.
4. Klik bagian tengah segment lalu drag keatas seperti dibawah ini
5. Gunakan langkah yang sama untuk memodifikasi segment yang lain untuk menghasilkan gambar seperti dibawah ini.
6. Lanjutkan langkah-langkah diatas untuk menghasilkan bentuk gambar loncen Modifikasi Obyek Dasar

a. Rectangle Tool
Rectangle Tool digunakan untuk membuat obyek kotak. Dengan bantuan Shape tool Anda dapat menciptakan berbagai macam bentuk baru dengan obyek dasar kotak.
1. Pada toolbox, klik Rectangle Tool
2. Klik pada halaman kerja lalu lakukan drag diagonal seperti dibawah ini.
3. Klik obyek kotak, arange>convert to curves
4. Klik Shape tool , lalu klik segment vertikal sebelah kanan untuk menempatkan node, pada property bar klik convert line to curve untuk menampilkan control point.
5. Lakukan drag control point untuk membentuk gambar seperti dibawah ini.
6. Lakukan juga pada segment sebelah kiri sehingga menghasilkan gambar seperti dibawah ini.

b. Elliptical Tool
Elliptical tool digunakan untuk membuat obyek ellips dan lingkaran. Sama seperti sebelumnya dengan bantuan Shape tool Anda akan memodifikasi obyek dasar elips dan lingkaran menjadi bentuk-bentuk lain yang lebih kompleks.

c. Polygon tool
Polygon tool digunakan untuk membuat obyek persegi banyak atau polygon. Melalui option yang ada diproperty bar, Anda juga dapat memilih bentuk polygon lain seperti star atau obyek bintang.

Knife Tool dan Erase Tool
Knife tool dipakai untuk memotong obyek path sedangkan eraser tool untuk menghapus bagian dari obyek path baik yang terbuka maupun tertutup.

a. Knife tool
1. Buatlah gambar seperti dibawah ini
2. Klik Pick Tool lalu pilih obyek diatas untuk menampilkan kotak handle
3. klik dan tahan shape tool, lalu pilih knife tool
4. Klik 1, kemudian drag klik 2, maka obyek sudah terbagi 2.
5. Drag salah satu obyek kemudian lepas, tampak obyek sudah terpisah.

b. Eraser Tool
1. Buatlah gambar seperti dibawah ini
2. Klik Pick Tool lalu pilih obyek diatas untuk menampilkan kotak handle
3. klik dan tahan shape tool, lalu pilih eraser tool
4. Drag klik dan tahan, gerakkan diatas obyek tersebut, maka obyek yang dilewati oleh knife tool akan terhapus.

Smudge dan Roughen Brush
Cara penggunaan Smudge dan Roughen Brush hampir sama yaitu untuk memodifikasi garis outline pada obyek. Bedanya efek yang dihasilkan oleh hasil penggunaan smudge brush lebih halus dibandingkan dengan roughen brushyang lebih besar dan tidak beraturan.

Transformasi Dasar Size dan position Rotation Free Angle Reflection, Scale, Skewing, Size dan Position

Size artinya ukuran, sedangkan Position adalah posisi. Menggunakan tool-tool transformasi pada toolbox Anda dapat mengatur ukuran dan posisi suatu obyek secara cepat dan akurat. Meskipun anda dapat melakukan hal tersebut dengan cara klik dan drag namun untuk desain tertentu yang butuh ketelitian penggunaan tool-tool transformasi jauh lebih praktis dan lebih mudah.

1. Gunakan Rectangle tool untuk membuat obyek kotak.
2. Klik menu Arrange> Transformation>Size untuk menampilkan docker transformation.
3. Angka-angka pada size adalah ukuran obyek kotak yang kita buat. Kita bisa merubahnya dengan mengganti parameternya, baik untuk size, position, rotation, termasuk kita bisa menduplikat obyek tersebut.

Skewing
Skewing pada dasarnya hampir sama dengan scale yaitu untuk mengubah bentuk obyek, bedanya skewing memungkinkan Anda mengatur ukuran dengan sudut.

Transformasi Lanjutan, Weld, Trim, Intersect, Group dan Ungroup

Weld
Weld digunakan untuk menggabung beberapa obyek menjadi satu obyek tunggal. Saat penggabungan, beberapa bagian obyek yang bersentuhan akan berubah menjadi satu obyek kurva tertutup.

Trim
Fungsi trim adalah untuk memotong bidang obyek yang saling bersentuhan. Dengan kombinasi fungsi weld Anda dapat menciptakan berbagai bntuk obyek kurva tertutup secara cepat dan mudah.

Intersect
Fungsi intersect hampir sama dengan trim yaitu untuk memotong, bedanya intersect akan membuat potongan dari bagian yang bersentuhan.

Group dan Ungroup
Group digunakan untuk mengelompokan beberapa obyek menjadi satu. Sebaliknya Ungroup digunakan untuk memisahkan kembali obyek yang telah dikelompokan menjadi satu.

Mengedit Obyek Align Fill dan outline Pen Order Copy Properties Bekerja Dengan Teks Membuat Teks sekaligus mengubah format Modifikasi bentuk teks Shadow & Extrude Mengatur pola teks Study Kasus.

a. Logo SCTV

1. Buat lingkaran dengan ellipse tool , klik dan drag kepojok bawah kombinasi dengan menekan ctrl untuk menghasilkan lingkaran bulat, beri warna dalam merah.
2. Pilih lingkaran dengan pict tool , pada property bar, klik pie , kemudian masukkan ending angle menjadi 180.
3. Drag pie dari pojok kiri atas ke kanan bawah, dg keadaan mouse masih ditahan, tekan mouse sebelah kanan untuk mengcopy pie dg ukuran yang lebih kecil. Ganti warna merah pie yang besar dengan warna biru.
4. Pilih semua obyek, pada property bar klik trim . Sehingga obyek biru terpotong oleh obyek merah. Pilih obyek merah drag dari pojok kiri atas ke pojok kanan bawah.
5. Klik warna merah, klik dan tahan fill tool , pilih fountain fill dialog
• Type : Radial
• Vertikal : 50
• Edge pad : 10
• Color from : red
• Color to : white

6. Seleksi Kedua obyek, klik outline tool , pilih no outline.
7. Ketik SCTV.

b. Logo TELKOM

1. Buat Lingkaran, beri warna gradasi dari biru keputih.
2. Sehingga menghasilkan obyek seperti dibawah ini
3. Buat kotak diatas lingkaran dengan ukuran yang berbeda seperti dibawah ini
4. Pilih keempat kotak ini, pada property bar pilih group , kemudia putar kotak tersebut seperti dibawah ini.
5. Pilih kotak, pilih arrange> shaping>shaping sehingga muncul menu shaping, aktifkan target, copot source.
6. Klik tombol trim, kemudian klik lingkaran biru.
7. Sebenarnya obyek diatas ada dua, lingkaran utuh dan lingkaran yang sudah terpotong.
8. Pilih lingkaran yang terpotong, klik dan tahan fill tool, pilih fountain fill dialog, kemudian ubah arah warna bri keputih menjadi putih kebiru dg cara memutar anglenya.
9. Maka akan menghasilkan komposisi warna seperti dibawah ini.
10. Hilangkan outlinenya.

b. Logo TRANS TV

1. Buat kotak bujur sangkar, pada property bar masukkan angle of rotation 45, beri warna biru
2. dengan menggunakan shape tool, tarik pojok kotak kedalam sehingga menghasilkan gambar seperti dibawah ini
3. Drag salah astu pojok kedalam, tekan juga pada keyboard shift, jgn dilepas dulu klik kanan pada mouse sehingga akan menghasilkan obyek dg model sama tp beda ukuran, kemudian obyek hasil copy diberi warna yang berbeda.
4. Pilih kedua obyek tersebut, pada property bar klik trim , kemudian klik obyek yang kecil kemudian del.
4. Buat kotak seperti dibawah ini, kemudian tekan C untuk center tengah.
5. Pilih kedua obyek tersebut, kemudian pada property bar tekan weld , sehingga akan menghasilkan gambar seperti dibawah ini
5. Buat kotak seperti dibawah, kemudian tekan P untuk center tengah.
6. Pilih keduanya, pada property bar tekan trim , hapus kotak dalamnya.
7. Tulis teks “TRANS”

APLIKASI PENGOLAH GRAFIS BERBASIS VEKTOR DAN APLIKASI GRAFIS BERBASIS BITMAP

Software yang digunakan untuk mengolah grafis berbasis vektor dan grafis berbasis berbasis bitmap tentunya berbeda, karena keduanya mempunyai sifat yang berbeda. Perkembangan terakhir memperlihatkan adanya peningkatan kemampuan software yang mampu memadukan kedua jenis gambar tersebut dalam satu program, misalnya di CorelDraw yang ditujukan untuk mengolah grafis berbasis vektor bisa kita sisipkan gambar berbasis bitmap dan dapat mengeditnya.
Biasanya software yang digunakan untuk grafid berbasis vektor adalah CorelDraw, Free Hand, Ms. Paint dan lain-lain. Sedangkan untuk software berbasis bitmap adalah CorelPhotopaint, Adobe Photoshop, Ms. Picture It, Ulead Photolimpac dan sebagainya.

C. MEMASUKI JENDELA APLIKASI CORELDRAW

Untuk menjalankan Corel Draw dapat dilakukan seperti cara membuka aplikasi-aplikasi lain. Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk membuka CorelDraw, yaitu :
Start8Program8Corel Graphic Suite 118Corel Draw
Klik dua kali tombol mouse kiri pada ikon
Klik tombol mouse kanan pada ikon8open
Start8Run8″C:\Program Files\Corel\Corel Graphics 11\Programs\CorelDrw.exe”

Setelah salah satu prosedur yang terpilih di atas dijalankan maka menjalankan Corel Drawpun dimulai dengan munculnya tampilan di dekstop Window seperti pada gambar di bawah ini :

Tampilan Welcome Screen memberikan enam pilihan kepada penggunanya untuk dipilih salah satunya. Berikut ini adalah penjelasan dari ke enam opsi tersebut :
Ø New Graphic digunakan untuk membuat sebuah file obyek gambar yang baru.
Ø Open Last Edited untuk membuka file obyek gambar yang telah dibuat dan pernah diedit terakhir kali.
Ø Open Graphic untuk membuka file – file Corel Draw yang pernah dibuat dan tersimpan dalam hardisk atau removable disk (Simpanan luar)
Ø Template untuk membuat obyek gambar dengan menggunakan fasilitas template (pola–pola/desain) yang disediakan oleh Corel Draw atau yang dibuat oleh user.
Ø Corel Tutor untuk membuka lembaran tutorial yang disediakan oleh Corel Draw
Ø What’s New? Informasi tentang beberapa hal yang baru pada CorelDraw versi ini

Untuk mempertajam pemahaman tentang elemen – elemen lembar kerja pada gambar di atas, perhatikanlah tabel di bawah ini :
Nama Elemen Keterangan
Toolbox Bagian yang berisi beberapa tombol perintah untuk membuat dan memodifikasi obyek gambar
Menu Bar Bagian yang berisi beberapa pilihan menu untuk menjalankan suatu perintah
Toolbar Bagian yang berisi beberapa tombol perintah untuk menjalankan suatu perintah
Property Bar Bagian yang berisi perintah – perintah yang berhubungan dengan tombol perintah atau obyek yang aktif
Drawing Page Area cetak yang dapat digunakan untuk membuat dan mengolah obyek gambar
Ruler Bagian yang dipakai untuk melihat membuat, menentukan ukuran atau posisi obyek gambar dalam dalam drawing page atau drawing window dengan sistim metrik tertentu
Drawing Window Area yang lebih luas yang dapat digunakan untuk mengolah obyek gambar diluar area cetak
Vertical Scrollbar Bagian yang dipakai untuk menggulung drawing page / drawing window ke atas atau ke bawah
Color Pallete Bagian yang berisi daftar warna yang dapat dipilih untuk mewarnai obyek gambar
Status Bar Bagian yang berisi informasi obyek gambar dan posisi pointer mouse dalam obyek gambar
Document Navigator Bagian yang dapat digunakan untuk menambah, mengurangi, mengganti nama dan berpindah ke halaman yang lain
Page Informasi tentang halaman cetak yang sedang aktig dan semua halaman yang telah dibuat
Horizontal Scrollbar Bagian yang dipakai untuk menggulung drawing page / drawing window ke kiri atau ke kanan
Navigator Tombol perintah yang berfungsi untuk membuka tampilan lembar kerja dalam ukuran kecil dan sekaligus dapat digunakan untuk memindahkan fokus tampilan pada area gambar tertentu yang dikehendaki
Fill & Line Color Berisi informasi tentang warna yang digunakan obyek gambar

Fungsi dasar pada menu bar meliputi :

1. File : New, Print, Save, Save As dan Exit.
2. Edit : Undo, Cut, Copy, Paste, and Duplicate.
3. View : Tool Box, color Palette.
4. Layout : Insert Page dan Page Setup.
5. Arrange : Align, Transformation, Order, Group, Ungroup, Combine, Break Apart, Shaping (Trim, Weld, Intersect)
6. Effect : Transform Roll Up, Add Perspective, Blend Roll Up, Lens Roll Up
7. Bimatps : -
8. Text : Format Text, Fit Text to Path
9. Tools : Customization
10. Windows : Color Pellets, Dockers, Toolbars
11. Help : -
Untuk menampilkan dan menyembunyikan menu, toolbar, property bar dan lain-lain dapat dilakukan dengan klik kanan pada bagian kosong dari menubar, toolbar standar dan propertiesbar yang kosong di sebelah kanan.

Contoh di atas adalah pengaturan kertas/lembar kerja berukuran A4 dengan mode Ruler Centimeter
untuk mempermudah pengerjaan dalam mendisain dalam coreldraw x3.
5.Membuat Objek sesuai dengan ukuran yang diinginkan

gunakan rectangle tool dan buat objek dalam lembar kerja atau page area

kemudian klik dan drag mouse dengan ukuran bebas

kemudian untuk membuat ukuran yang kita kehendaki dengan cara merubah Object Size

jika gambar kunci/gembok belum terbuka maka yang terjadi setiap kali merubah salah satu
size hight atau width maka dengan otomatis akan mengikuti ukurannya.
6.Membuat Objek sama rata lebar ataupun panjangnya

untuk membuat objek yang sama lebar maupun panjangnya cukup mudah, yaitu dengan cara
menekan tombol ctrl dalam keyboard dan tinggal buat objeknya
7. memutar Objek
untuk memutar objek yang telah di buat ada beberapa cara

pertama dengan menekan tanda/node X yang terdapat di tengah objek, kemudian putar atau
geser anak panah yang terdapat di pinggiran objek

kedua dengan merubah range atau besaran dalam angle of rotation
8.mengisi warna dalam objek

sangat mudah hanya tinggal klik warna yang dipilih dalam Color palette

9.menghilangkan garis yang terdapat pada objek

untuk mengilangkan garis yang terdapat pada objek dengan cara rubah outline width
menjadi “none”
10. Cepat menduplikat objek

untuk dapat cepat menduplikat objek caranya dengan menggeser/drag objek dan tekan klik
kanan pada mouse
11. memilih 2 atau lebih objek untuk di atur perataannya

setelah memilih objek dengan menekan Shift pada kyboard, untuk mengatur perataan objek
dapat menggunakan “Align and distribute” dan kemudian atur sesuai dengan keinginan
12. Membuat Logo Nike
13. Membuat Logo Adobe
14. Membuat Logo Pepsi
15. Membuat Logo IM3
16. Membuat Logo Telkom
17. Membuat Logo Pemilu
0 Komentar untuk "MODUL COREL DRAW 12"

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Back To Top